Minuman Ini Haram untuk Dikonsumi Jika Kamu Bekerja di Perusahaan Coca Cola, Apa Itu?

Minggu, 19 Juni 2022 | 19:31 WIB
Coca Cola/ Matthew Horwood/ Getty Images Coca Cola/ Matthew Horwood/ Getty Images

RIAU24.COM - Seorang karyawan di sebuah perusahaan Coca-Cola mengklaim bahwa pekerja perusahaan itu dilarang mengonsumsi minuman populer merek lain.

Perusahaan minuman bersoda dengan kapitalisasi pasar saat ini sebesar $ 282 miliar itu melarang pekerjanya untuk mengonsumsi minuman bersoda lain salah satunya, Pepsi.

Jika pekerja ketahuan mengonsumsi minuman itu saat bekerja, maka hal itu akan membuat karyawan akan diberhentikan.

Kebenaran ini diungkapkan oleh beberapa anggota awak perusahaan multinasional.

Baca Juga: Pasang Baliho Riau Murah Meriah di Swastika Advertising

Menurut pesan yang dibagikan di salah satu poster Quora, seseorang yang menyebut dirinya Mike Smith, mengklaim bahwa mereka yang bekerja untuk raksasa minuman itu tidak diizinkan untuk meminum minuman kompetitor saat bekerja.

Smith memposting, "Setelah dipekerjakan, anda benar-benar menandatangani perjanjian yang menyatakan bahwa anda tidak akan membeli atau mengonsumsi produk pesaing APAPUN atau menghadapi pemutusan hubungan kerja."

Kemudian Smith mengatakan ada beberapa aturan lain, ada beberapa aneh, yang harus diikuti oleh karyawan. Mereka diuraikan dalam Kode Etik perusahaan setebal 41 halaman, yang dibagikan oleh situs tersebut.

Baca Juga: Waspada! Layanan 'Pay Later' Membuat Perempuan Asal Kalimantan Dililit Hutang

Kode Etik ini mencakup pembenaran bagaimana dikatakan 'dapat menguntungkan karyawan' dengan mencatat bahwa kode tersebut memungkinkan pekerja untuk:

-    Berperilaku jujur dan beretika
-    Menjunjung tinggi nilai-nilai kita dan melindungi reputasi kita
-    Pahami apa yang diharapkan Coca-Cola dari anda
-    Buat keputusan yang baik setiap hari
-    Mematuhi hukum, peraturan, dan standar yang berlaku di Perusahaan kita
-    Pahami ke mana harus mencari bantuan atau bimbingan jika anda memiliki pertanyaan

PenulisR24/tya


Loading...

Loading...