Kemendikbud Ristek Sebut PPDB Online Zonasi Merupakan Sebuah Kolaborasi

Selasa, 21 Juni 2022 | 15:25 WIB
Ilustrasi anak sekolah/net Ilustrasi anak sekolah/net

RIAU24.COM - Saat ini sedang dilaksanakan Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tingkat SD-SMP-SMA di seluruh daerah di Indonesia.

Pendaftaraan PPDB saat ini sudah berbasis online dan dapat diakses melalui link yang telah disediakan masing-masing kota.

Adapun pelaksanaannya dibagi menjadi tiga sektor menurut tingkatan sekolah. Dalam pelaksanaannya pun tetap masih ada kebijakan zonasi.

Baca Juga: Hotman Paris Buka Suara Tentang Manajemen Holywings, Sebut 2.850 Karyawan Beragama Islam

Dikutip melalui republikacoid, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi meyakini kebijakan zonasi adalah sebagai salah satu sistem PPDB yang mampu meningkatkan akses layanan pendidikan yang berkeadilan. Kebijakan zonasi untuk pendaftaran murid baru tingkat sekolah ini pun sudah terlaksana sejak tahun 2017 lalu.

Jumeri sebagai perwakilan Kemendikbud Ristek mengatakan pedoman yang dilakukan dalam pelaksana PPDB tahun ini masih sama yakni mengacu pada PP Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021.

"Di dalam aturan itu telah dijelaskan bahwa PPDB dilakukan melalui empat jalur yaitu zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua, dan jalur prestasi," ungkap Jumeri.

Adapun dalam pernyataannya Jumeri menjelaskan bahwa banyak manfaat yang didapatkan dari kolaborasi PPDB online ini.

Baca Juga: Satpol PP Segel Outlet Holywings di Jakarta, Hotman Paris Bungkam

Misalnya, melakukan data valid siswa yang membantu Pencatatan Sipil dan kendala jaringan internet yang bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Sementara itu, Kemendikbud Ristek tetap mengimbau pemerintah daerah agar bisa berinovasi dalam pelaksanaan PPDB tahun 2022. Namun, inovasi itu harus tetap mengacu pada Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 melalui turunan peraturan sesuai karakter di daerahnya.*

PenulisR24/hilda


Loading...

Terpopuler

Loading...