Blak-blakan! Cinta Laura Bagi Respon dan Tips Untuk Para Korban Pelecehan Seksual

Jumat, 24 Juni 2022 | 11:52 WIB
Cinta Laura bagikan respon dan tips terhadap korban pelecehan seksual/net Cinta Laura bagikan respon dan tips terhadap korban pelecehan seksual/net

RIAU24.COM - Nama Cinta Laura kian melambung setelah sempat vakum selama 8 tahun untuk melanjutkan pendidikannya di luar negeri.

Penyanyi berkebangsaan Jerman-Indonesia ini bukan hanya cantik tetapi berhasil meraih dua gelar sarjana sekaligus dan predikat cumlaude di Amerika.

Selanjutnya itu ia dinobatkan sebagai duta Anti kekerasan terhadap perempuan dan anak oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Setelah menjadi seorang duta dan memiliki ketertarikan dengan permasalahan perempuan dan kekerasan serta isu kesehatan mental.

Cinta Laura menjadi lebih berani untuk menyampaikan kritikannya dan terbuka untuk menceritakan segala hal terkait.

Baca Juga: Tagar Bersih Bersih BUMN Trending, Erick Thohir Ungkap Mafia di 3 Perusahaan Besar BUMN

Respon Cinta Laura terhadap pelecehan seksual

Dalam podcast Deddy Corbuzier bersama dengan Widy Vierratale, Cinta Laura mendapat sorotan karena dirinya dengan tenang dan lantang menyampaikan mengenai ketidakadilan yang terjadi untuk para korban kekerasan dan pelecehan seksual di Indonesia.

Penyanyi Oh Baby ini mengatakan bahwa ia merasa sakit hati tentang bukti nyata bahwa di Indonesia para korban masih harus takut untuk speak up dan memendam kejadian buruk yang mereka alami karena merasakan bahwa itu semua adalah kesalahan mereka.

Selanjutnya ia juga mengatakan bahwa saat ini masih banyak oknum yang merendahkan, menjatuhkan dan menghiraukan korban pelecehan seksual, kekerasan dan kesehatan mental.

Padahal, hal tersebut seharusnya sudah menjadi worry semua harus dirangkul agar korban merasa aman.

"Kok bisa ya masyarakat kita, mengajarkan mayoritas dari penduduk negara ini untuk merasa jika sesuatu yang tidak adil kepada mereka itu salah mereka," ujar Cinta Laura.

Bagi Cinta Laura para korban harus memiliki seseorang yang mengerti agar bisa mengungkapkan fakta tanpa rasa takut.

"Mangkanya kita memang harus speak up, tapi kita butuh support seperti misalnya 'someone like you' untuk bisa membantu korban-korban tau bagaimana caranya untuk mengemas apa yang ada dalam pikiran mereka supaya dapat dimengerti masyarakat," jelas Cinta.

Podcast tersebut juga menjadi wadah bagi Widy untuk mengungkap kejadian tidak baik yang pernah ia alami.

Cinta Laura dalam keterangannya juga menyampaikan media Indonesia tidak mengajarkan nilai-nilai apa yang benar dan salah.

Ia merasakan banyaknya tindakan buruk yang telah dinormalisasikan saat ini pada media.

Tips Cinta Laura dalam menanggapi suatu hal

Menurutnya, langkah pertama untuk bisa sembuh atau melewati sebuah rintangan atau memori pahit itu dengan merasakan perasaan sakit itu dan menyadari bahwa hal itu terjadi.

Tapi dari situ, kita bisa mengambil pilihan apa yang yang akan dilakukan dengan rasa sakit itu. Memilih untuk terus diam dan merasa terpuruk, atau menggunakan rasa sakit ini untuk bersuara.

Saat ini ada banyak organisasi yang sudah memperdulikan hal ini dan dapat diakses dalam layanan internet.

Didalam layanan tersebut ada pelayanan untuk rehabilitas fisik, mental, dan emosional.

Baca Juga: Cerita Jemaah Haji Termuda Takalar, Gantikan Orangtua Setelah Jadi Yatim Piatu

Bagi Cinta Laura, harga diri seseorang itu tidak didikte dari pendidikan dan apa yang telah menjadi pencapaian atau bahkan kegagalan.

Masyarakat harus  berhenti berpikir pendek tentang apa kegagalan yang ia alami.

Cinta Laura mengatakan, saat ini ia sudah berpikir bahwa kegagalan yang dialami hanya bersifat sementara dan dapat menjadi sebuah faktor untuk mengubah diri menjadi lebih baik.

Penyanyi cantik ini bahkan mengungkapkan bahwa saat ini dirinya memiliki misi untuk menggeser paradigma masyarakat apalagi anak muda bahwa inilah mindset yang harus kalian punya.

Cinta mengatakan seseorang harus berhenti menjadikan pendapat orang lain sebagai landasan pemikiran tersebut.*

PenulisR24/hilda


Loading...

Loading...