Cerita DB Cooper: Bajak Pesawat, Lompat Lalu Menghilang Tanpa Jejak

Kamis, 04 Agustus 2022 | 06:06 WIB
Ilustrasi. Sumber: Internet Ilustrasi. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Dunia penerbangan sempat dikagetkan dengan aksi DB Cooper, pria yang membajak pesawat kemudian terjun dengan parasut lalu hilang tanpa jejak pada 1971.

Semua bermula ketika si pelaku membeli tiket pesawat sekali jalan dari Portland ke Seattle atas nama DB Cooper dikutip dari detik.com.

Saat duduk di bangku pesawat, pria itu kemudian memesan bourbon dan soda. Setelahnya, dia menyelipkan catatan ke pramugari yang tengah bertugas.

Baca Juga: Rumah Mode Mewah Gucci Menjadi Merek Dunia Pertama yang Mengadopsi Crypto ApeCoin Sebagai Pembayaran

"Nona, sebaiknya kamu lihat catatan itu. Aku punya bom," ujar pria tersebut.

"Aku mau USD 200 ribu sampai pukul 17.00. Tunai. Masukkan ransel. Aku ingin dua parasut belakang dan dua parasut depan. Ketika kita mendarat, saya ingin truk bahan bakar siap mengisi bahan bakar. Tidak ada hal-hal lucu atau saya akan melakukan itu (meledakkan bom)," tambahnya.

Pramugari yang sudah panik itu dengan cepat memberitahu pilot situasi tersebut. Karena dirasa DB Cooper sangat meyakinkan, mereka pun menuruti permintaannya.

Setelah pesawat mendarat, Boeing 727 lepas landas sekali lagi dengan berisi Cooper dan empat orang awak kabin, dengan tujuan Meksiko.

Saat kru duduk di kokpit, mereka melihat ada perubahan tekanan udara. Kemungkinan besar, DB Cooper sudah melompat dengan parasut yang ia minta sebelumnya. Dia pun menghilang saat itu juga.

Para penelitian sudah mencoba memecahkan misteri kasus DB Cooper.

DB Cooper meninggalkan dasi di pesawat, karena itu pengamatan terhadap dasi tersebut dilakukan berulang kali untuk memecahkan misteri.

Baca Juga: Trending 1 Twitter, Korea Selatan Alami Hujan Deras Hingga Banjir Bandang Rendam Kota Seoul

Salah satunya pada 2011, di mana tim ilmuwan dan pakar kriminologi berhasil menemukan bukti menggunakan mikroskop elektron.

Kemungkinan, DB Cooper adalah mantan karyawan yang tidak puas dengan Boeing.

PenulisR24/azhar


Loading...

Terpopuler

Loading...