Menu

7 Tingkatan Hawa Nafsu Pada Manusia 

Zuratul 16 Sep 2022, 08:39
Iustrasi Nafsu (Photo:pks.id)
Iustrasi Nafsu (Photo:pks.id)

RIAU24.COM - Syaikh Nawawi dalam kitab Qathrul Ghaits mengutarakan bahwa nafsu itu ada tujuh tingkatan yang berlaku secara hirarkis.

Pertama, Nafsu Ammarah,  yakni nafsu yang dominan memerintah untuk melakukan kejahatan.  Allah menegaskan, "Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku." (QS Yusuf/12: 53).

Nafsu Ammarah, kata Syaikh Nawawi, tempatnya ada di dada. Tandanya kikir, tamak, dengki, bodoh, sombong, syahwat, dan marah. 

Kedua, Nafsu Lawwamah,  tempatnya adalah hati. Tandanya suka mencela, bersenang-senang, menipu, bangga diri, suka gosip, riya, zalim, bohong dan lalai. Allah berfirman, "Dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri)." (QS  al-Qiyamah/75: 2).

Ketiga, Nafsu Mulhimah. Tempatnya ada di  sukma. Tanda-tandanya, suka sekali memberi, qana'ah, murah hati, rendah hati, selalu bertobat, sabar,  serta penuh tanggung jawab. 

Keempat, Nafsu Muthmainnah. Tempatnya ada di  nurani. Tanda-tanda manusia yang memiliki nafsu ini adalah pemurah, tawakal, rajin beribadah, penuh syukur, rela, dan merasa takut kepada Allah. Tentang nafsu ini, Allah berfirman, "Wahai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.”  (QS. al-Fajr/89: 27-30).

Halaman: 12Lihat Semua