Presiden Jokowi Ngamuk Ke MENPANRB Soal PNS, Ada Apa?

Senin, 19 September 2022 | 10:46 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Photo: Radarbogor) Presiden RI Joko Widodo (Photo: Radarbogor)

RIAU24.COM - Persoalan Aparatur Sipil Negara (ASN) alias Pegawai Negeri Sipil (PNS) tak hanya mengenai penyebaran yang tidak merata dan hanya menumpuk di kota besar saja, melainkan juga terkait dengan kompetensi yang terjadi diantara para calon. 

Berbicara saat membuka rapat koordinasi persiapan pengadaan ASN, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengakui bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah mengamuk karena hal ini.

Baca Juga: Pertama di Indonesia, Anies Resmikan Sekolah Berkonsep Emisi Rendah 
 

Amukan Jokowi, kata Azwar, terbilang wajar. Pasalnya, kepala negara dibuat jengkel lantaran masih mengetahui banyak para abdi negara yang tidak bisa membuat dan mencetak surat atau dokumen yang diperlukan di pemerintahan.

"Jokowi marah ketika ASN tidak bisa nge-print surat dan tidak bisa bikin surat dengan alasan susah dan seterusnya," jelas Anas dikutip dari akun Youtube Kementerian PANRB, seperti dikutip Senin (19/9/2022).

Menurut Anas, hal-hal terkait kompetensi inilah yang ke depan akan ditingkatkan jika ingin ASN ke depan lebih hebat. Bukan cuma itu, Anas juga menyoroti kurangnya koordinasi antar-instansi, serta banyaknya lembaga yang fokus pada program kegiatan bukan pada program prioritas Presiden.

Baca Juga: Miris! PPPK Belum Digaji Minta Tolong Hotman Paris Bukan Nadiem Makarim

"Birokrasi masih terjebak pada yang bukan prioritas Presiden. Tapi kita masih terjebak instansi Kementerian-Lembaga masing-masing karena urusan makanya bikin kegiatan. Di mana uangnya habis dan kegiatan yang tidak nyambung di program," tegas Anas mengutip CNBC. 

Karena itu, dia menambahkan, ke depan sistem akuntabilitas kinerja pemerintah yang sekarang sudah berjalan, juga di daerah disambungkan lagi dengan namanya SAKP sistem akuntabilitas kinerja pemerintah bukan lagi instansi hubungkan antara program KLPT.

(***)
 

PenulisR24/zura


Loading...
Loading...