5 Makanan Super yang Dapat Menurunkan Risiko Kanker

Rabu, 21 September 2022 | 15:28 WIB
5 Makanan Super yang Dapat Menurunkan Risiko Kanker 5 Makanan Super yang Dapat Menurunkan Risiko Kanker

RIAU24.COM - Bayangkan ini – Anda memiliki semangkuk penuh brokoli kukus hijau cerah dan burger keju. 

Apa yang akan Anda pilih? Probabilitas orang memilih burger jauh lebih tinggi. Tetapi semua orang tahu bahwa Brokoli lebih baik untuk Anda daripada burger. 

Pertanyaannya, seberapa bagus? Dan lebih tepatnya, dapatkah, atau makanan lain membantu mencegah penyakit seperti Kanker? Jawaban besar untuk pertanyaan ini adalah YA! 

Baca Juga: Lima Orang Tewas Saat Topan Noru Melanda Filipina Utara

Beberapa makanan menunjukkan sifat melawan kanker, meskipun tidak ada bukti konklusif bahwa jenis makanan tertentu dapat mencegah atau menghentikan kanker. Diet sehat sayuran dan buah-buahan adalah agen penting dalam mencegah penyakit yang signifikan, termasuk Penyakit Jantung, Diabetes, dan mungkin Kanker. 

Semua orang tahu jenis makanan apa yang harus dihindari atau setidaknya dibatasi dalam diet mereka. Ini termasuk daging olahan, makanan asin, dan minuman manis. 

Di sisi lain, diet sehat dengan campuran sayuran dan buah-buahan yang baik, termasuk sayuran Brokoli, beri, dan bawang putih, telah menunjukkan beberapa kaitan paling penting dengan pencegahan kanker. 

Mereka rendah kalori dan lemak, dan juga kaya akan fitokimia dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko kanker Anda. Kami telah menyusun daftar lima makanan super yang harus Anda tambahkan ke dalam diet Anda, terutama jika Anda ingin mencegah Kanker. 

Baca Juga: Korban Tewas Dalam Tragedi Kapal Bangladesh Meningkat Menjadi 32 Orang Sementara Puluhan Lainnya Menghilang

  • Biji rami
    Biji rami mengandung lignan tinggi yang melindungi terhadap Kanker yang bergantung pada Estrogen seperti Kanker Payudara. Flaxseed dan Flaxseed oil adalah salah satu dari sedikit sumber ALA Asam Lemak Omega-3 yang esensial, yang membentuk perisai pelindung terhadap sel-sel Kanker yang bertanggung jawab atas Kanker Payudara.
  • Kunyit
    Kunyit mengandung senyawa yang dikenal sebagai Curcumin yang dapat menghambat sel Kanker, seperti Kanker Payudara, Gastrointestinal, Paru-Paru dan Kanker Kulit. Studi telah menemukan bahwa itu dapat membantu secara signifikan melawan dan memperlambat penyebaran Kanker Payudara karena sifat pelindung sel, antioksidan, dan anti-inflamasinya yang kuat.
  • Blueberry
    Blueberry kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang dapat membantu dalam pencegahan Kanker Payudara. Fitokimia dalam blueberry bekerja sama untuk mencegah pertumbuhan dan penyebaran berbagai bentuk Kanker Payudara. Blueberry juga kaya akan antioksidan seperti Ellagic Acid, yang memiliki sifat anti-kanker.
  • Brokoli
    Brokoli mengandung senyawa pelawan kanker yang dikenal sebagai Indole-3-Carbinol yang membantu mengubah metabolisme Estrogen dan menekan pertumbuhan sel tumor payudara. Mereka juga melindungi terhadap kanker yang bergantung pada hormon seperti Kanker Payudara, Serviks, dan Prostat.
  • Jamur
    Jamur telah terbukti memiliki sifat anti-inflamasi, antivirus, penurun kolesterol, dan peningkatan kekebalan tubuh, membantu mengurangi tekanan darah dan kadar gula darah. Secara umum, Jamur adalah sumber makanan Niacin (vitamin B3) dan Riboflavin (vitamin B2) yang baik. Sebuah penelitian terhadap pasien Kanker Payudara Korea juga menemukan konsumsi Jamur dikaitkan dengan penurunan risiko Kanker Payudara secara signifikan. Jamur shiitake ( Lentinus Edodes ) banyak tersedia segar atau kering di toko kelontong dan pasar khusus. Jamur Shiitake telah ditemukan untuk menghambat peningkatan volume tumor sel Kanker Payudara manusia yang ditanamkan pada tikus.

Kesimpulannya, nutrisi yang baik sangat penting untuk semua orang, terutama untuk pasien Kanker. Itu berarti pola makan nabati yang seimbang dan diproses secara minimal, yang dapat bermanfaat bagi kesehatan dan tingkat energi Anda secara keseluruhan, mendukung sistem kekebalan Anda, membantu Anda mengelola gejala selama perawatan dan meningkatkan kelangsungan hidup.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...