Mengulang Sejarah Penaklukan Konstantinopel

Senin, 03 Oktober 2022 | 16:58 WIB
Penaklukan Konstantinopel. Sumber: Internet Penaklukan Konstantinopel. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Istanbul, Turki atau yang dulunya bernama Konstantinopel atau Constantine I merupakan kota buatan Kaisar Roma Timur yang dibangun pada 330 Masehi.

Wilayah ini telah menjadi kekaisaran selama bertahun-tahun.

Namun, pada 6 April 1453 Masehi kota tersebut berpindah tangan di bawah pimpinan Al-Fatih atau Sultan Mehmed II dikutip dari okezone.com.

Baca Juga: Aktor 'Squid Game' O Yeong-su Didakwa Atas Pelanggaran Seksual

Kota itu bisa jatuh karena dibombardir oleh tembakan meriam yang dirancang oleh Mehmed II sendiri.

Meriam besar tersebut ditembakkan ke dinding selama berminggu-minggu. Tak hanya itu, Sultan Mehmed II juga membawa 150.000 pasukan terbaiknya.

Sultan II Mehmed memulainya dengan mengirimkan pasukan melalui lautan. Armada Utsmaniyah yang berlabuh di Dolmabahce juga dipindahkan ke teluk Tanduk Emas melalui darat sebagai elemen kejutan.

Beberapa kapal dan galai yang dibawa oleh tentara melalui tali digeser di atas seluncur perahu. Mereka mulai melakukan pengepungan dan menembakkan meriam-meriamnya dari 6 April 1453 sampai 29 Mei 1453.

Baca Juga: Resmi! Kris Wu Penyanyi China-Kanada dan Juga Eks EXO Dijatuhi Hukuman 13 Tahun Penjara Atas Kejahatan Seksual

Dengan penaklukan ini, Ottoman menjadi sebuah Kekaisaran dan menjadi salah satu kerajaan yang paling kuat kala itu.

Tak hanya itu, Sultan Mehmed II juga mendapat gelar Sang Penakluk yang ditambahkan pada namanya meski masih berusia 21 tahun.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...