PM Kamboja Meninggalkan G20 Lebih Awal Usai Positif Covid-19

Rabu, 16 November 2022 | 13:48 WIB
Perdana Menteri Kamboja Hun Sen :( Reuters ) Perdana Menteri Kamboja Hun Sen :( Reuters )

RIAU24.COM - Menyusul tes COVID-19 positif yang menyebabkan PM Kamboja membatalkan pembicaraan pada KTT G20 di Indonesia dan pulang lebih awal, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen menyatakan keprihatinannya terhadap kesehatan para pemimpin dunia lainnya pada hari Selasa. 

Hun Sen, ketua ASEAN saat ini, mengklaim gejalanya minimal tetapi dia khawatir karena banyak peserta G20 telah menghadiri KTT ASEAN dan Asia Timur yang dia selenggarakan di Kamboja, yang selesai pada hari Minggu. 

Baca Juga: Sehari Sebelum Agitasi Anti-rezim, 1.200 Pelajar di Iran Jatuh Sakit Akibat Keracunan Makanan

Dia memposting pesan audio di halaman Facebook-nya yang mengatakan, "Ini adalah perhatian terbesar saya. Presiden Indonesia selalu bersama saya. Selain dia, ada beberapa pemimpin lain yang dekat dengan saya, berjabat tangan dan jalan-jalan bersama, termasuk presiden AS, yang duduk bersama saat makan malam dan jalan-jalan bersama,” imbuhnya.

Tidak jelas apakah ada pemimpin KTT G20 yang memiliki tes positif COVID-19. 

Indonesia yang menjadi tuan rumah KTT telah memberlakukan standar COVID-19 yang ketat, seperti persyaratan masker, pemeriksaan suhu tubuh, pengujian antigen, dan tes swab PCR (polymerase chain reaction), untuk mengurangi bahaya penyebaran virus.

Menurut Gedung Putih, Presiden AS Joe Biden yang menjalani tes rutin COVID-19 mendapatkan hasil negatif pada Selasa pagi. 

Baca Juga: Pria Louisiana Menemukan Perahu Abad ke-19 Saat Sungai Mississippi Mengering

Pada Selasa, para pejabat yang juga berada di Kamboja termasuk Wakil Presiden Biden dan Presiden Indonesia Joko Widodo menghadiri sejumlah pertemuan. 

Hun Sen sebelumnya telah merencanakan pertemuan dengan Xi Jinping dari Tiongkok dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

 

***

PenulisR24/dev


Loading...

Terpopuler

Loading...