Anggota Komisi XI Abdul Wahid Kritik Keras Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit

Jumat, 18 November 2022 | 18:41 WIB
Abdul Wahid Abdul Wahid

RIAU24.COM - Dalam Agenda Kunjungan Kerja Sentra Sawit Komisi XI DPR RI Bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan di Provinsi Riau, turut hadir Anggota DPR Abdul Wahid yang merupakan putra asli provinsi Riau, acara tersebut berlangsung Jumat, (18/11/2022) di Hotel Priemere Pekanbaru.

Baca Juga: Dandim 0303 Bengkalis Kunker ke Koramil 02 Kabupaten Meranti, Berikut Pesannya
 

Disela acara Abdul Wahid yang ditemui awak media memberikan komentar kritis terhadap penggunaan dan pengelolaan dana perkebunan kelapa sawit, menurutnya tidak substansial dan tidak menyentuh sektor ril

"Saya kira pengelolaan dana perkebunan kelapa sawit ini tidak substansial dan tepat sasaran, terhitung sejak 2019 hingga 2021 dana tersebut berjumlah hampir 70 triliun, namun 95 persen habis untuk kegiatan industri biodiesel" ungkap wahid

Seharusnya, lanjut wahid "Dana Tersebut mendukung untuk perkembangan sektor ril, semisal untuk perbaikan kebun kelapa masyarakat (replanting), perbaikan ifrastruktur yang rusak parah akibat mobilitas angkutan sawit dan sebagainya " lanjut wahid

Wahid menduga, Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit hanya berdiri dan berpihak untuk kepentingan pengusaha dan industrinya, bukan petani. Terlebih saat harga sawit njlok BPDPKS tidak berperan sama sekali.

"Saya menyangkan dana sebesar itu hanya habis untuk mendukung industri dan pengusaha, seharusnya BPDPKS harus fokus salurkan untuk kepentingan pentani, contoh saat kelapa sawit anjlok, tidak ada peran, harusnya bisa dorong dengan memberikan pupuk kepada petani agar kebun sawit lebih produktif" tegas Pimpinan Baleg DPR RI ini

Lebih lanjut wahid menyampaikan, melalui komisi XI dirinya akan mendorong agar ada perbaikan tugas dan peran BPDPKB untuk kedepan, agar pengolaan dana perkebunan kelapa sawit dapat menyasar petani dan perbaikan infrastruktur.

"Melalui Komisi XI saya akan berjuang dan mendorong, agar peran BPDPKS lebih kepada mendorong petani produktif dan perbaikan Infrasteuktur" tutup Polisi Fraksi PKB ini.

 

PenulisR24/riko


Loading...
Loading...