20 Tewas, 11 Diantaranya Anak-anak Saat Minibus Jatuh Ke Parit Sedalam 25 Kaki di Pakistan

Sabtu, 19 November 2022 | 09:06 WIB
Minibus yang masuk ke dalam parit sedalam 25 kaki di Pakistan sebabkan 20 orang tewas /AP Minibus yang masuk ke dalam parit sedalam 25 kaki di Pakistan sebabkan 20 orang tewas /AP

RIAU24.COM - Setidaknya 20 orang, termasuk 11 anak-anak, telah tewas setelah sebuah minibus jatuh ke parit sedalam 25 kaki di provinsi Sindh selatan Pakistan yang dilanda musim hujan.

Baca Juga: Dari Saudi Untuk China, Dukungan Untuk 'Upaya Deradikalisasi' Dengan Imbalan Hubungan Bilateral yang Lebih Baik

Kecelakaan itu terjadi pada Kamis malam di wilayah Sehwan di provinsi Sindh selatan, lapor pejabat polisi setempat Khadim Hussain kepada kantor berita AFP pada Sabtu.

Di antara yang meninggal termasuk 11 anak-anak berusia antara dua dan delapan tahun, sementara 14 orang terluka, dengan dua di antaranya dalam kondisi kritis,

"Bus itu jatuh ke parit berisi air di jalan yang tersapu banjir musim panas ini," kata Hussain seperti dikutip.

"Pengemudi tidak dapat melihat tanda pengalihan di jalan sehingga van itu jatuh ke parit sedalam 25 kaki," tambahnya.

Menurut laporan, jalan tersebut perlu diperbaiki dan beberapa tempat masih terendam banjir.

Kantor berita Associated Press melaporkan mengutip petugas polisi Imran Qureshi mengatakan bahwa bus itu membawa penumpang dari distrik Khairpur ke kuil Sufi yang terkenal di Sehwan.

Baca Juga: Pasukan Iran Menargetkan Wajah dan Alat Kelamin Wanita

Banjir yang dipicu musim hujan mendatangkan malapetaka di Pakistan tahun ini, menenggelamkan sepertiga negara itu. Lebih dari 1.700 orang tewas dan jutaan orang mengungsi ketika hujan terus mengguyur beberapa bagian negara itu.

Provinsi Sindh selatan telah menjadi yang paling parah terkena dampaknya, dengan lebih dari 33 juta orang mengungsi sejak pertengahan Juni dan sekitar dua juta rumah rusak atau hanyut.

Pakistan terkenal karena catatan keselamatan jalan yang buruk dan telah mencatat tingkat kematian di jalan raya yang tinggi, yang telah disalahkan pada jalan raya yang rusak dan mengemudi sembrono.

(***)

PenulisR24/tya


Loading...
Loading...