FIFA Tekankan ke Harry Kane Larangan Kenakan Ban Kapten 'One Love' di Piala Dunia Qatar 2022 

Senin, 21 November 2022 | 09:42 WIB
Potret Harry Kane dengan Ban 'One Love' di Lengan Kirinya. (The Mirror/Foto) Potret Harry Kane dengan Ban 'One Love' di Lengan Kirinya. (The Mirror/Foto)

RIAU24.COM -Kapten Inggris Harry Kane tak diizinkan memakai ban kapten ‘One Love’ yang menunjukkan sebuah dukungannya terhadap kelompok LGBTQ+ di Piala Dunia Qatar 2022. 

Kane salah satu dari 10 kapten yang mengindikasikan akan mengenakan ban kapten ‘One Love’ atau ban kapten pelangi.

Baca Juga: Piala Dunia 2022: Cristiano Ronaldo Hancur, Penggemar Tak Inginkan Sang Punggawa Portugal Jadi Starting Eleven
 

Menurut Telegraph, dilansir dari Vanguardngr, Senin (21/11/2022), FA telah diberitahu bahwa pemain tak diizinkan mengenakan ban kapten tersebut, yang dirancang untuk menunjukkan solidaritas kepada kelompok LGBTQ+ yang dianggap melanggar hukum di Qatar. 

Laporan tersebut menyatakan bahwa FIFA telah mengadakan pertemuan dengan ofisial tim pada Ahad (20/11/2022).

“Ada kekhawatiran di antara beberapa negara Eropa yang telah berjanji untuk mengenakan ban kapten di Qatar bahwa kapten tim dapat dikenakan kartu kuning segera setelah pertandingan dimulai, meskipun hal itu belum disampaikan kepada para pemain,” demikian laporan Telegraph mengutip Republika. 

FIFA menganjurkan para pemain menggunakan ban kapten dengan kampanye persatuan. Ban kapten tersebut bertema FootballUnitesTheWorld (Sepak Bola Menyatukan Dunia).

Inggris akan memulai pertandingan Grup B Piala Dunia Qatar 2022 melawan Iran, di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Senin (21/11/2022) malam WIB. Di Grup ini juga bergabung Amerika Serikat dan Wales.

Baca Juga: 7 Pemain Dengan Harga 100 Juta euro Plus di Piala Dunia 2022, Kylian Mbappe Nomor Satu!   

FA sebelumnya mengonfirmasi bahwa para pemain akan berlutut serta Kane akan mengenakan ban kapten One Love sebagai bentuk sikap mendukung kesetaraan kepada semua golongan. 

Sebelumnya seperti diketahui Qatar adalah Negara Islam, dimana Homoseksual dilarang di negara Teluk ini dengan ancaman tujuh tahun penjara.

(***)
 

PenulisR24/zura


Loading...
Loading...