Bagaiman Kalau Cawapres 2024 Datang dari Kalangan Non Muslim?

Rabu, 23 November 2022 | 19:07 WIB
Ilustrasi. Sumber: Kompas.com Ilustrasi. Sumber: Kompas.com

RIAU24.COM - Intelektual muda Indonesia Hery Haryanto Azumi meyakini jika di Pilpres 2024 mendatang tidak dibutuhkan batasan kelompok tertentu untuk menduduki suatu jabatan khususnya untuk wakil presiden.

Seperti misalnya ketika Cawpres 2024 datang dari kalangan non muslim dikutip dari rmol.id, Rabu, 23 November 2022.

"Sepanjang mendapat dukungan publik dan memperkuat kepentingan bangsa dan negara," sebutnya.

Baca Juga: Ketahuan, Ini Alasan Anies Baswedan Naik Jet Pribadi Saat Safari Politik

Hal itu karena Indonesia merupakan negara majemuk.

Artinya Indonesia menjamin perbedaan sebagai sesuatu yang lumrah dan niscaya sebagaimana diasaskan dalam konstitusi dan pengalaman sejarah selama ribuan tahun.

Sebagai negara dengan populasi dan potensi Muslim yang besar, memang sudah sewajarnya jika Presiden berasal dari kalangan Muslim.

Namun untuk posisi Wakil Presiden menurutnya bisa saja berasal dari kalangan non-Muslim.

Katanya lagi, realitas dunia yang multiporal dan plural ini adalah kesempatan emas bagi Indonesia.

Baca Juga: Permudah Peserta Pemilu, Bawaslu Riau Sosialisasi SIPS

Alhasil, kontribusi Indonesia sangat diperlukan pasca Presidensi G20 untuk mewujudkan berbagai kesepahaman dan kesepakatan yang telah dicapai.

"Indonesia harus mampu mengkapitalisasi keberagaman yang ada untuk kepentingan nasional sebab semua potensi yang beragam ini adalah aset nasional yang sangat penting," ujarnya.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...