Menu

Jelang Pemilu 2024, PBNU: Jangan Manfaatkan Kiai dan Ibu Nyai Jadi Juru Kampanye

Amastya 19 Jan 2023, 10:06
PBNU sebut jangan manfaatkan kiai dan ibu Nyai sebagai juru kampanye di Pemilu 2024 /
PBNU sebut jangan manfaatkan kiai dan ibu Nyai sebagai juru kampanye di Pemilu 2024 /

RIAU24.COM - Jelang pemilu 2024, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta partai politik, politisi, dan berbagai pihak untuk mengedepankan cara-cara berpolitik yang bersih serta menjunjung tinggi etika.

PBNU mendorong agar para tokoh-tokoh agama seperti Kiai atau Ibu Nyai di lingkungan pesantren tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik yang bersifat praktis.

Hal ini disampaikan oleh Ishfah Abidal Aziz selaku Ketua PBNU.

Ishfah Abidal Aziz mengatakan, Kiai atau Ibu Nyai memiliki tugas sangat luhur dalam mencetak generasi bangsa yang berpendidikan sekaligus berakhlak mulia.

Seperti di lingkungan pesantren, peran kiai adalah mengasuh dan mengajar santri serta mendidik agar mereka bisa menjadi pribadi yang mandiri. Tak hanya itu, peran Kiai atau Ibu Nyai juga sangat besar dalam mengajarkan akan kecintaan terhadap bangsa dan negara.

"Intinya Kiai atau Ibu Nyai tugasnya mendidik secara mendalam tentang pengetahuan keislaman dengan harapan santri bermanfaat untuk masyarakat. Tidak tepat jika tugas Kiai malah dimanfaatkan untuk tujuan pendek, apalagi sekadar menjadi jurkam (juru kampanye)," kata Ishfah di Jakarta, Rabu (18/1/2023) dikutip sindonews.com.

Halaman: 12Lihat Semua