Usai Diperiksa KPK, Hercules: Macam-macam Saya Sikat Kalian

Jumat, 20 Januari 2023 | 09:03 WIB
 Rosario De Marshall alias Hercules sebut hal ini saat selesai diperiksa KPK /hukum.rmol.id  Rosario De Marshall alias Hercules sebut hal ini saat selesai diperiksa KPK /hukum.rmol.id

RIAU24.COM - Rosario De Marshall alias Hercules selaku Tenaga Ahli PD Pasar Jaya telah selesai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan pada Kamis (19/1) sore.

Baca Juga: Buntut Kantor Arema FC Dirusak, Begini Klarifikasi Singo Edan

Usai keluar dari gedung KPK, Hercules enggan menjelaskan materi pemeriksaannya sebagai saksi kasus dugaan suap penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA).

"Tanya penyidik. Saya malas dengan wartawan karena wartawan itu enggak benar semuanya. Provokator,” kata dia di lobi Gedung KPK dikutip JPNN.com.

Hercule mengaku ia mengatakan hal itu karena memiliki pengalaman yang buruk dengan wartawan.

“Karena orang bicara apa kalian tulisnya apa. Kalau kalian sama pejabat publik boleh macam-macam. Kalau sama saya jangan macam-macam kalian. Macam-macam saya sikat kalian,” kata Hercules.

Sosok yang juga mantan penguasa Pasar Tanah Abang itu menerangkan pada panggilan KPK Selasa yang lalu memang tidak bisa hadir. Dia mengaku sedang di luar Jakarta.

“Saya tidak perlu harus panggil lagi kedua. Karena saya harus menghormati panggilan itu, enggak perlu penyidik panggil saya dua kali. Cukup sekali,” kata dia.

Baca Juga: Penyebab Glenn Alinskie Dirawat di Rumah Sakit saat Imlek

Diketahui, KPK melakukan pemeriksaan terhadap Hercules terkait aliran dari tersangka swasta/debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana Heryanto Tanaka (HT) yang digunakan dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

KPK mendalami materi itu dengan memeriksa Hercules sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di MA, Kamis (19/1).

"Saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain masih terkait dugaan adanya aliran uang dari Tersangka HT (Heryanto Tanaka) ke beberapa pihak terkait lainnya yang digunakan dalam pengurusan perkara yang ditangani Tersangka SD (Sudrajad Dimyati) dan kawan-kawan," kata Ali Fikri selaku Juru Bicara KPK, Jakarta Selatan, Kamis (19/1).

(***)

PenulisR24/tya


Loading...

Terpopuler

Loading...