Warga Palestina Dibunuh Oleh Sipil Israel di Pertanian Tepi Barat

Minggu, 22 Januari 2023 | 14:43 WIB
Tentara klaim seorang sipil Israel telah membunuh warga Palestina di Tepi Barat /AFP Tentara klaim seorang sipil Israel telah membunuh warga Palestina di Tepi Barat /AFP

RIAU24.COM - Seorang warga Palestina ditembak mati oleh seorang warga sipil Israel di sebuah peternakan pemukim pada hari Sabtu di Tepi Barat yang diduduki setelah percobaan serangan penikaman, kata tentara yang melaporkan insiden terbaru ketika kekerasan meningkat di wilayah tersebut.

Baca Juga: Bom Bunuh Diri Guncang Masjid di Peshawar, 17 Orang Tewas

Militer Israel menyatakan bahwa teroris dinetralkan dalam percobaan serangan penikaman yang terjadi di pertanian Sde Efraim yang terletak di barat laut Ramallah, karena mengonfirmasi bahwa seorang Palestina ditembak mati oleh seorang warga sipil.

Kementerian kesehatan Palestina menyatakan bahwa Tariq Maali, 42 tahun, tewas  setelah pendudukan (Israel) menembakinya di dekat Kafr Nama, desa Palestina.

Dengan insiden penembakan itu, jumlah warga Palestina yang sejauh ini tewas di Tepi Barat mencapai 18 orang bulan ini, sesuai penghitungan kantor berita AFP yang mencakup warga sipil dan militan.

Menurut AFP, ambulan Palestina sedang dicegah oleh pasukan Israel untuk mengakses situs tersebut.

Petugas medis Palestina Mahmoud Aidi mengatakan bahwa upaya dilakukan oleh responden pertama untuk mencapai tempat kejadian tetapi ada kehadiran tentara yang kuat terkonsentrasi di bukit, dan mereka tidak diizinkan untuk mencapai orang yang terbunuh.

Tentara mengatakan, “pria itu sudah mati di tempat kejadian, jadi tidak ada perawatan medis yang harus diberikan".

Baca Juga: Aktor Song Joong-ki Umumkan Menikah dengan Katy Louise Saunders, Dikabarkan Sedang Hamil

Jenazah dibawa pergi oleh ambulans Israel. Disebutkan bahwa tidak ada orang lain yang menderita luka-luka dalam konfrontasi tersebut.

Peternakan itu disebut pemukiman kucing liar atau pos terdepan yang tidak diakui oleh pemerintah Israel, sesuai dengan gerakan anti-permukiman Israel Peace Now.

(***)

PenulisR24/tya


Loading...
Loading...