Soal Deklarasi Capres dan Cawapres, Cak Imin Dikasih Batas Waktu Sebelum Ramadhan

Senin, 23 Januari 2023 | 11:21 WIB
Cak Imin dikasih batas waktu sebelum Ramadhan untuk mendeklarasikan Capres dan Cawapres yang didukung PKB di Pilpres 2024 mendatang /SuratKabar.id Cak Imin dikasih batas waktu sebelum Ramadhan untuk mendeklarasikan Capres dan Cawapres yang didukung PKB di Pilpres 2024 mendatang /SuratKabar.id

RIAU24.COM Muhaimin Iskandar selaku Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) didesak oleh Ijtima Ulama Nusantara agar segera mendeklarasikan Capres dan Cawapres yang akan didukung partainya di Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga: Cerita Kesuksesan Safari Politik Anies ke Daerah-daearah

Diketahui, ijtima Ulama Nusantara telah dilakukan pada 13-14 Januari lalu.

Dorongan itu diberikan kepada sosok yang akrab disapa Cak Imin itu diketahui melalui sebuah pernyataan dari Ahmad Iman Sukri selaku Ketua DPP PKB pada Minggu (22/1/2023).

"Dalam podcast-nya, Cak Imin bicara bahwa ia dikasih deadline Maret sebelum puasa Ramadhan untuk segera deklarasi siapa yang diusung sebagai pasangan capres-cawapres 2024," ujar Ahmad dikutip sindonews.com.

Ahmad menuturkan, Ulama Nusantara meminta kepastian peresmian pengusulan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Cak Imin sebagai bakal capres dan cawapres yang diusung oleh kedua partai politik (parpol) tersebut di Pilpres 2024.

"Ulama sangat menunggu kapan deklarasinya, mereka minta sebelum Ramadhan sehingga pada bulan puasa bisa mulai sosialisasi dan kampanye. Para Ulama Nusantara lagi semangat-semangatnya ini," katanya.

Ahmad melanjutkan, para ulama siap menjadi juru bicara dan juru kampanye untuk keliling Indonesia guna menyukseskan Pilpres 2024.

"Para ulama siap turun gunung," imbuhnya.

Baca Juga: NasDem: Atas Dasar Kinerja Jadi Pertimbangan Jokowi Reshuffle Kabinet

Diketahui, PKB dan Gerindra hari ini dijadwalkan meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, yang dihadiri langsung oleh ketum masing-masing partai.

"Mudah-mudahan ini awal yang baik, dan Maret bisa deklarasi sesuai permintaan para ulama, kalau meleset tentu ada evaluasi," tandasnya.

(***)

PenulisR24/tya


Loading...
Loading...