UMKM Fashion Riau Berkenalan dengan Tekstil Lokal Ramah Lingkungan
UMKM Fashion Riau Berkenalan dengan Tekstil Lokal Ramah Lingkungan
Asep menambahkan, kain khas Melayu seperti batik Bono dan tenun Siak dapat juga memadu-padankan dua jenis serat kain berbeda.
Ia menyarankan agar setiap pelaku industri fashion berani mencari tahu material kain sebelum memproduksi rancangannya agar fashion yang dihasilkan berkualitas lagi ramah lingkungan.
Baca juga: BRK Syariah Perkuat Pendidikan Inklusif, Salurkan Bantuan CSR ke SLB Pelita Nusa Pekanbaru
Salah satu peserta yang hadir untuk pertama sekali ke Kelas Berbagi API Riau ialah Sania. Pemilik brand Sania Amirah itu mengaku tertantang untuk mengeksplor jenis kain yang sesuai untuk lini bisnis fashionnya.