Menu

Demi Senjata Pemusnah Massal, FBI Tuding Warga Korut Nyamar Jadi Pekerja IT

Rizka 24 Oct 2023, 13:29
Senjata Pemusnah Massal
Senjata Pemusnah Massal

RIAU24.COM - Ribuan pekerja teknologi informasi (IT) Korea Utara yang dikontrak perusahaan-perusahaan Amerika Serikat (AS), selama bertahun-tahun diam-diam mengirimkan jutaan dolar dari gaji mereka ke negara asal mereka untuk digunakan dalam program rudal balistik. Hal itu disampaikan oleh FBI dan pejabat Kementerian Kehakiman.

Para warga Korut ini menurut AS sibuk mengumpulkan dana pengembangan senjata pemusnah massal, demikian dikutip dari Engadget, Selasa (24/10).

Dalam konferensi pers yang diadakan di St. Louis, Missouri, FBI menuding ribuan warga Korut yang pindah ke negara seperti Rusia dan China, dan mereka menjadi pekerja IT freelance yang bekerja secara jarak jauh untuk banyak perusahaan AS.

Mereka menggunakan data-data identitas palsu, termasuk email, rekening bank, serta situs. Bahkan terkadang mereka membayar warga AS untuk menumpang WiFi dan mengaktifkan komputer proxy-nya.

Warga Korut ini menurut AS juga melakukan aksi kejahatan seperti meretas jaringan komputer perusahaan tempat kerjanya. Yakni untuk mengambil data-data rahasia dan berbagai kejahatan lain, termasuk peretasan.

Jumlah warga Korut yang menggunakan modus ini menurut FBI sangatlah banyak. Menurut agen khusus Jay Greenberg dari FBI sampai berani menyebut kalau ada perusahaan yang mempekerjakan pekerja lepas IT secara remote, hampir pasti salah satunya adalah warga Korut.

Halaman: 12Lihat Semua