Menu

Zulhas Bakal Dilaporkan Ormas Islam ke Mabes Polri usai Diduga Lecehkan Ibadah Sholat 

Zuratul 20 Dec 2023, 16:02
Zulhas Bakal Dilaporkan Ormas Islam ke Mabes Polri usai Diduga Lecehkan Ibadah Sholat. (X/Foto)
Zulhas Bakal Dilaporkan Ormas Islam ke Mabes Polri usai Diduga Lecehkan Ibadah Sholat. (X/Foto)

RIAU24.COM -Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau lebih sering disapa Zulhas dianggap telah melecehkan ibadah sholat umat Islam.

Sebelumnya ia mengungkapkan sebuah statment kontroversi yang heboh dijagat media sosial. 

Hal tersebut disampaikan saat Zulhas diundang menghadiri Rakornas ASSPI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia) pada Selasa 19 Desember 2023. 

Ia menyebutkan, ada kelompok yang fanatisme terhadap salah satu pasangan capres-cawapres, ketika menjalankan sholat tidak berani melafalkan 'Amin' begitu imam selesai membaca Surat Al Fatihah.

Ketua Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB), Rahmat Himran menilai bahwa pernyataan Zulhas merupakan sebuah penistaan agama.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh Ormas Islam untuk melaporkan Zulhas ke Mabes Polri pada Kamis 21 Desember 2023.

"Sehubungan dengan viralnya video pidato Zulkifli Hasan yang dinilai sangat melukai umat Islam, di mana Zulkifli Hasan menjadikan sholat sebagai bahan candaan dan guyonan," kata Rahmat Himran, Rabu (20/12/2023).

"Dalam pidato tersebut sangat jelas Zulkifli Hasan menyatakan bahwa saat ini banyak jamaah yang sholat tidak menyebutkan Aamiin dalam akhir bacaan surat Alfatihah. Ini merupakan penistaan Agama yang sangat Keji," sambungnya.

Sebelumnya, Zulkifli menyebutkan pengalamannya berkeliling Indonesia di tengah hangatnya kampanye Pilpres 2024. 

Saat diberi kesempatan untuk berbicara di atas podium, Zulhas menyinggung soal Anies dan Prabowo secara tersirat. 

Menteri Perdagangan ini menjelaskan, ada kelompok yang sangat mencintai salah satu paslon capres-cawapres, sehingga menghilangkan bacaan 'Aamiin' usai imam membaca Surah Al Fatihah. 

Tak hanya itu, Zulhas menyebut sampai ada yang mengacungkan dua jari saat melakukan tasyahud di duduk tahiyat akhir. 

Menurutnya, banyak kaum muslimin yang enggan mengucapkan kata amin dan pada saat tahiyat akhir dan menggunakan dua jari telunjuk. 

"Jadi kalau sholat maghrib baca al -fatihah 'waladh-dhaalliin', ada yang diam sekarang ni Pak, ada yang diam, banyak. Saking banyaknya yang cinta Pak Prabowo, Tahiyat akhir Pak kan gini (satu telunjuk), tapi sekarang sudah begini (dua jari)" ucap Zulkifli Hasan saat menghadiri acara Rakornas APPSI, Selasa 19 Desember 2023. 

(***)