Menu

Prabowo Soal Program Bagi Susu Gratis: Indonesia Harus Impor 1,5 Juta Sapi 

Zuratul 5 Jan 2024, 09:59
Prabowo Soal Program Bagi Suu Gratis: Indoneia Harus IMpor 1,5 Juta Sapi. (SS/kompas.com)
Prabowo Soal Program Bagi Suu Gratis: Indoneia Harus IMpor 1,5 Juta Sapi. (SS/kompas.com)

RIAU24.COM -Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto membeberkan strateginya untuk memenuhi pasokan susu dalam programnya jika terpilih nanti menjadi Presiden di Pemilu 2024 mendatang. 

Prabowo mewacanakan impor sapi perah sekitar 1,5 juta ekor untuk memenuhi produksi susu yang hendak dibagikan ke anak-anak.

"Jadi, kita mungkin harus impor 1 juta atau 1,5 juta sapi. Dalam dua tahun dia akan melahirkan, kita akan punya 3 juta. Kira-kira begitu strategi kita," kata Prabowo saat menghadiri diskusi PWI di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2024).

Prabowo merinci, program bagi-bagi susu tersebut dibutuhkan untuk sekitar 82 juta anak Indonesia. 

Prabowo memperkirakan anak-anak itu akan diberikan susu gratis dengan 500 mililiter per orang atau sekitar 40 juta liter.

"Kita butuh untuk kasih susu ke anak-anak kita 82 juta anak kalau mereka minum 500 cc kita butuh berarti sekitar 40 juta liter berarti kita minimal perlu sapi perah ya minimal mungkin dua setengah juta," kata dia.

"Jadi sekarang saya katakan kita punya niat nggak kita punya kehendak politik atau tidak, kalau kita punya kehendak politik, ya sudah untuk 1, 2, 3, 4 tahun kita beli sapinya kita kembangkan di Indonesia," tambahnya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto berbicara soal program susu gratis yang dia usung. Menurutnya, program ini telah dicoba dan berhasil di salah satu sekolah.

"Kita ada eksperimen yang sudah kita lakukan di sebuah sekolah waktu itu dikasih satu minggu lima hari dikasih tiga telor rutin tiap dua hari satu telor, setelah 6 bulan semua nilai akademisnya naik. Jadi ini terbukti anak-anak kita harus kita intervensi sekarang," kata Prabowodalam diskusi di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Kamis (4/1).

"Kita tidak bisa bicara teori-teori ya kan. Kita tidak bisa bicara terlalu banyak teori. Anak-anak kita terutama anak-anak orang yang ekonomi lemah kita harus berpihak sekarang, we can not wait," ujarnya.

Namun, menurut Prabowo, program ini perlu kehendak dari pemerintah. Terlebih, Indonesia harus memperbanyak sapi untuk memproduksi sendiri susu yang akan dibagikan.

"Jadi saudara-saudara masalahnya adalah punya kehendak atau tidak, kita kasih susu yang sehat untuk anak-anak kita. Masalah yang pertama ini kalau kita punya kehendak ya kita harus perbanyak kita punya populasi sapi di Indonesia," ujar Prabowo.

(***)