Penasihat Prabowo ungkap Syarat Naiknya Utang Negara, Sebut: Setoran Pajak Wajib Tinggi
Penasihat Prabowo ungkap Syarat Naiknya Utang Negara, Sebut: Setoran Pajak Wajib Tinggi. (X/Foto)
Sayangnya, Hashim tidak mengungkapkan isi pembicaraannya dengan Bank Dunia secara detail.
"Saya sudah berbicara dengan Bank Dunia dan menurut mereka 50% adalah tindakan yang bijaksana," ungkap adik kandung Prabowo ini.
Baca juga: Kementerian Keuangan Pindahkan 213 Staf ke Direktorat Pajak untuk Tingkatkan Kapasitas Penagihan
Pihak Prabowo-Gibran membantah wacana menaikkan rasio pajak hingga 50% dan defisit anggaran di atas 3%.
Ketua Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran, Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pemerintah baru akan menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan penuh kehati-hatian.
Baca juga: Sempat Tuai Kontroversi, Pinkan Mambo Akhirnya Diangkat Ivan Gunawan Dari Jalan ke Panggung
Termasuk dalam kebijakan penarikan dan pengelolaan utang.
"Pemerintah tetap teguh pada komitmennya terhadap pengelolaan fiskal yang berkelanjutan dan hati-hati," kata Dasco.