Bak Zaman Soeharto, BEM FISIP Unair Dibekukan Buntut Singgung Prabowo-Gibran hingga Jokowi
Bak Zaman Soeharto, BEM FISIP Unair Dibekukan Buntut Singgung Prabowo-Gibran hingga Jokowi. (X/Foto)
RIAU24.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga dibekukan dekanat.
Hal itu usai karangan bunga berupa spanduk satir atas pelantikan Prabowo-Gibran.
Baca juga: Prabowo Turun Tinjau Lokasi Karhutla di Riau, Cek Pananganan di Jambi hingga Sumatera Selatan
Mereka membuat ucapan selamat dengan menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai Mulyono.
Bahkan, ada kata-kata kasar disematkan kepada Jokowi sebagai penghancur demokrasi.
Baca juga: Dudung Pastikan Ekspor Mineral Kembali Normal, Aturan Kandungan Logam Tanah Jarang Segera Direvisi
Ucapan selamat dalam bentuk papan yang dipajang di kampus Unair itu pun viral di media massa.
Dalam suratnya, Dekan FISIP Unair Prof Bagong Suyanto mengirimkan surat nomor: 11048/TB/UN3.FISIP/KM.04/2024 perihal Pembekuan Kepengurusan BEM FISIP Unair.