Koalisi Sipil Kritik Sikap TNI yang Targetkan Ferry Irwandi: Ruang Siber Telah di Militerisasi
RIAU24.COM -Koalisi Masyarakat Sipil mengkritik keras aksi upaya Satuan Siber TNI menjerat hukum influencer Ferry Irwandi.
Koalisi yang terdiri dari Imparsial, Raksha Initiatives, Centra Initiative, DeJuRe, Koalisi Perempuan Indonesia, HRWG, PBHI, Asosiasi LBH APIK, Setara Institute itu mendesak agar TNI dapat menghormati kebebasan berekspresi, berpendapat, dan beropini warga negara.
Mereka juga meminta agar Kepolisian tidak memproses laporan Satuan Siber TNI terhadap Ferry Irwandi dan aktivis lainnya.
Alih-alih melakukan kriminalisasi, Koalisi menilai Satuan Siber TNI seharusnya fokus melakukan kerja-kerja yang berkaitan dengan ancaman perang siber. TNI, kata mereka, tidak seharusnya bertindak jauh ke ranah sipil, hingga memengaruhi proses penegakan hukum.
"Koalisi Masyarakat Sipil menyayangkan keterlibatan TNI dalam pemantauan aktivitas ruang siber, yang justru memperkuat gejala militerisasi ruang siber," kata Koalisi Masyarakat Sipil dalam keterangan tertulis, Selasa (9/9).
"Bahkan dari pelaporan yang dilakukan, mengesankan ada upaya untuk mengintervensi proses penegakan hukum, yang tentu menjadi ancaman bagi demokrasi dan negara hukum," ujarnya.