Menu

Netanyahu Klaim Israel Tahu Tempat 400 kg Uranium Iran yang Diperkaya Disembunyikan

Amastya 29 Sep 2025, 14:28
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato dalam Debat Umum Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di Markas Besar PBB di New York City pada 26 September 2025 /AFP
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato dalam Debat Umum Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di Markas Besar PBB di New York City pada 26 September 2025 /AFP

RIAU24.COM - Dalam wawancara dengan Fox News pada hari Minggu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah Trump dan mengatakan bahwa serangan AS tidak sepenuhnya menghancurkan cadangan uranium Iran untuk senjata.

Ia juga menambahkan bahwa Israel mengetahui lokasi penyimpanan 400 kg uranium Iran yang diperkaya.

"Kami tentu tahu di mana letaknya. Kami punya gambaran yang cukup jelas tentang letaknya," kata Netanyahu kepada Fox News, seperti dikutip kantor berita Jerman, DPA.

Serangan AS tidak dimaksudkan untuk menghancurkan cadangan uranium Iran yang diperkaya

Netanyahu mengatakan bahwa meskipun pesawat pengebom B-2 AS menargetkan fasilitas nuklir Iran, Fordo, Natanz, dan Isfahan, mereka tahu 'Kami Tidak Akan Mendapatkannya'.

Serangan itu dimaksudkan untuk menargetkan kapasitas Iran dalam memperkaya lebih banyak Uranium atau menjadikannya senjata.

Halaman: 12Lihat Semua