Menu

Tentara Myanmar Hancurkan Desa-desa Rohingya di Negara Bagian Rakhine untuk Hal Ini

Amastya 30 Sep 2025, 15:34
pasukan Myanmar di Nyaypidaw/ AFP
pasukan Myanmar di Nyaypidaw/ AFP

RIAU24.COM Militer Myanmar menghancurkan desa-desa, masjid, dan pemakaman di negara bagian Rakhine setelah pengusiran minoritas Muslim Rohingya pada tahun 2017 dan menggunakan tanah mereka untuk pos-pos keamanan, menurut laporan yang didukung PBB yang dirilis pada hari Senin.

Kekerasan terhadap Rohingya meningkat pada bulan Agustus 2017 ketika militer Myanmar melancarkan operasi melawan serangan militan dan mengusir ratusan ribu orang dari rumah mereka di negara bagian pesisir tersebut.

Sekitar 1,3 juta pengungsi Rohingya tinggal di kamp-kamp yang padat di Bangladesh sejak operasi militer yang kemudian disebut oleh PBB sebagai ‘contoh nyata pembersihan etnis.’

"Pihak berwenang Myanmar secara sistematis menghancurkan desa-desa, masjid, pemakaman, dan lahan pertanian Rohingya. Mereka mengetahui hak dan penguasaan tanah Rohingya melalui catatan resmi," demikian bunyi laporan Mekanisme Investigasi Independen untuk Myanmar (IIMM), yang menyatakan bahwa laporan tersebut didasarkan pada keterangan langsung dari para saksi, citra geospasial, rekaman video, catatan resmi, dan dokumentasi.

Militer Myanmar sebelumnya mengatakan pihaknya tidak melakukan genosida terhadap Rohingya dalam operasi tahun 2017, tetapi kejahatan mungkin telah dilakukan pada tingkat individu.

Laporan tersebut dirilis sehari sebelum pertemuan tingkat tinggi PBB di New York mengenai krisis Rohingya, kondisi di kamp-kamp pengungsi Bangladesh dan upaya repatriasi yang terhenti.

Halaman: 12Lihat Semua