Trump Layangkan Ancaman ke Hamas Jika Tolak Rencana Perdamaian Gaza Palestina Versi AS
Trump sebelumnya menyampaikan ultimatum "tiga atau empat hari" untuk Hamas menanggapi rencana perdamaian Gaza yang diusulkan dirinya.
"Kita akan melakukannya sekitar tiga atau empat hari," ucap Trump kepada wartawan ketika ditanya soal jangka waktu ultimatumnya untuk Hamas.
"Kita hanya menunggu Hamas, dan Hamas akan melakukannya atau tidak. Dan jika tidak, itu akan menjadi akhir yang sangat menyedihkan," sebutnya.
Rencana perdamaian yang diusulkan Trump itu, terdiri atas 20 poin, mencakup seruan gencatan senjata, pembebasan semua sandera oleh Hamas dalam waktu 72 jam usai gencatan senjata disepakati, pembebasan tahanan Palestina oleh Israel, perlucutan senjata Hamas, dan penarikan pasukan Israel secara bertahap dari Jalur Gaza.
Beberapa poin penting lainnya mencakup pengerahan "pasukan stabilisasi internasional sementara", dan pembentukan otoritas transisi bernama "Board of Peace" atau Dewan Perdamaian yang dipimpin oleh Trump sendiri, dengan anggota beberapa tokoh lainnya termasuk mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair.
Negara-negara dunia, termasuk negara-negara Arab dan Muslim, menyambut baik proposal Trump tersebut. Netanyahu, dalam pernyataan yang disampaikan di samping Trump dalam pertemuan di Gedung Putih, telah mengatakan dirinya mendukung rencana perdamaian tersebut.