Kata La Nyala Soal SKB Tiga Menteri
RIAU24.COM - Anggota DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyebut Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, dan Menteri Pekerjaan Umum untuk menghindari terulangnya bencana bangunan ambruk di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur diyakini membuat calon santri dan walinya dapat memilih lokasi pendidikan terbaik.
Salah satu alasannya karena bangunan pondok pesantren kini memiliki standar tersendiri, dikutip dari rmol.id, Selasa, 14 Oktober 2025.
"Sebagai anggota DPD RI tentu saya sangat mendukung langka nyata ini. Karena supervisi dan asistensi mengenai standar dan teknis dalam membangun gedung, yang diatur di PBG (persetujuan bangunan gedung) harus juga diberlakukan di pondok pesantren, karena ponpes adalah salah satu lembaga pendidikan penting di republik ini," ujarnya.
Upaya ini dilakukan karena ponpes memberi kontribusi besar bagi perjalanan bangsa.
"Sejak era pra kemerdekaan, kemerdekaan, hingga saat ini, ponpes tetap menjadi institusi civil society yang mandiri dan memberikan ruang bagi semua anak bangsa untuk belajar," sebutnya.