Menu

Pakar Ekonomi Nilai Jokowi Harus Bertanggung Jawab soal Kereta Cepat Whoosh

Zuratul 20 Oct 2025, 10:10
Pakar Ekonomi Nilai Jokowi Harus Bertanggung Jawab soal Kereta Cepat Whoosh. (X/Foto)
Pakar Ekonomi Nilai Jokowi Harus Bertanggung Jawab soal Kereta Cepat Whoosh. (X/Foto)

RIAU24.COM -Ekonom senior Anthony Budiawan menilai proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) bukan sekadar persoalan infrastruktur, melainkan simbol dari kesalahan berpikir dan tata kelola yang menyesatkan di era pemerintahan Presiden Joko Widodo. 

Ia menyebut proyek tersebut sebagai “monster ekonomi” yang terus membebani keuangan negara, sementara pemerintah dinilai berupaya mencari kambing hitam untuk menutupi kesalahan kebijakan.

“Kita sempat menganggap bahwa persoalan kereta cepat itu wajar. Padahal, ini bahaya laten, monster yang tiap tahun akan datang karena bunganya saja harus kita bayar,” ujar Anthony dalam wawancara di kanal Madilog Channel yang dfikutip Riau24, Senin (20/10/2025).

Proyek kereta cepat yang sejak awal digadang-gadang sebagai bukti kemajuan dan modernisasi transportasi nasional, menurut Anthony, justru menunjukkan bagaimana arah pembangunan lebih dikendalikan oleh citra politik ketimbang kalkulasi ekonomi yang sehat. 

Ia menilai keputusan memilih kerja sama dengan China dibanding Jepang adalah langkah yang tidak berpijak pada asas efisiensi, tetapi lebih pada kepentingan kekuasaan jangka pendek.

Anthony menjelaskan, tawaran Jepang jauh lebih menguntungkan dari sisi pembiayaan. Jepang, katanya, memberikan bunga pinjaman hanya 0,1 persen per tahun, sedangkan China menetapkan bunga 2,2 persen. 

Halaman: 12Lihat Semua
BERITA TERKAIT