Menu

Perkuat Asta Cita, PTPN IV Regional III Remajakan 949,6 Ha Sawit Renta

Devi 20 Oct 2025, 20:08
Perkuat Asta Cita, PTPN IV Regional III Remajakan 949,6 Ha Sawit Renta
Perkuat Asta Cita, PTPN IV Regional III Remajakan 949,6 Ha Sawit Renta

RIAU24.COM - PTPN IV Regional III kembali meremajakan perkebunan sawit inti yang memasuki usia tidak produktif dengan luas mencapai 949,6 hektare. Peremajaan yang selaras dengan komitmen entitas di bawah Sub Holding PalmCo tersebut dalam menjaga keberlanjutan bisnis dan produktivitas industri sawit nasional tersebut berlangsung di Kebun Terantam dan Berlian, Kabupaten Kampar, Riau.

Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Ahad (19/10/2025) menegaskan bahwa program peremajaan sawit ini bukan sekadar mengganti tanaman tua dengan yang baru, melainkan langkah strategis untuk memastikan kesinambungan upaya PTPN IV Regional III dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi usaha sesuai asta cita serta daya saing PTPN IV di masa mendatang.

“Permejaan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan menjaga produktivitas dan efisiensi pengelolaan kebun. Dengen begitu, langkah ini selaras dengan Asta Cita untuk mendukung program penguatan pangan dan energi nasional dari sektor perkebunan sawit yang lestari," kata Gusmar. 

Dari total lahan yang diremajakan, 649,6 hektare berada di Kebun Terantam dan 300 hektare di Kebun Berlian. Kedua areal tersebut merupakan bagian dari core estate Regional III yang menjadi penopang utama produksi Crude Palm Oil (CPO) PTPN IV di wilayah Riau bagian barat.

Di Terantam, program peremajaan berlangsung di Afdeling 7 dengan luas 187 Ha, Afdeling 8 dengan luas 138,5 Ha, dan Afdeling 9 dengan luas 324,1 Ha. Sementara di Berlian, program peremajaan berlangsung di Afdeling 1 dengan total luas mencapai 300 Ha. 

Gusmar menjelaskan bahwa program peremajaan ini juga sebagai bentuk PTPN IV Regional III yang menargetkan peningkatan produktivitas sawit mencapai 7 ton CPO per hektare per tahun. Target itu sekaligus menjadi pilot project bagi Regional III untuk menunjukkan perbaikan signifikan di tingkat teknis dan manajerial.

Halaman: 12Lihat Semua