Menu

Perdana di SDN 005 Kampung Dalam, Baznas Siak Salurkan Seragam Sekolah Gratis

Lina 28 Jan 2026, 18:00
Perdana di SDN 005 Kampung Dalam, Baznas Siak Salurkan Seragam Sekolah Gratis
Perdana di SDN 005 Kampung Dalam, Baznas Siak Salurkan Seragam Sekolah Gratis

RIAU24.COM - Siak – Bupati Siak Afni Zulkifli menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak kepada delapan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 005 Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Rabu (28/1/2026) pagi. Penyerahan dilakukan langsung dan turut disaksikan oleh para orang tua siswa.

Bantuan seragam gratis ini menjadi program perdana Baznas Siak yang dilaksanakan di SDN 005 Kampung Dalam. Ke depan, program serupa akan disalurkan secara bertahap ke seluruh Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Siak, dengan sasaran siswa yang masuk dalam delapan golongan penerima zakat (asnaf).

Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan bahwa program seragam gratis ini bukan sekadar bantuan sosial semata, melainkan upaya menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Ini bukan program asal kasih. Kita ingin anak-anak semakin semangat sekolah, orang tua merasa terbantu, dan pada saat yang sama UMKM lokal bisa hidup dan berkembang,” ujar Afni.

Ia menjelaskan, seluruh seragam yang disalurkan melalui program Baznas tersebut dijahit oleh penjahit lokal di Kabupaten Siak, sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku UMKM setempat.

“Program ini tidak hanya menyentuh dunia pendidikan, tapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya para penjahit lokal kita,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Siak, Samparis Bin Tatan, menyampaikan bahwa ke depan Baznas Siak menargetkan penyaluran bantuan seragam gratis kepada sekitar 2.000 siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Siak.

Setiap siswa akan menerima dua pasang seragam, sehingga total seragam yang diproduksi mencapai 4.000 pasang. Seluruhnya dikerjakan oleh 42 penjahit lokal yang tersebar di Kabupaten Siak.

“Insyaallah, bantuan ini akan segera disalurkan kepada siswa dari sekolah negeri maupun swasta, termasuk sekolah di bawah naungan Kementerian Agama, selama memenuhi kriteria delapan golongan asnaf,” jelas Samparis.

Program ini diharapkan mampu meringankan beban orang tua, meningkatkan motivasi belajar siswa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM lokal.(Lina)