Jejak 1 Abad Kebun Batangtoru dan Sejarah Warga Tapanuli Selatan
RIAU24.COM - Di tengah hamparan kebun yang sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu berdiri cukup lama, memandang kawasan Batangtoru yang baru saja dilanda bencana.
Di tempat inilah, menurutnya, denyut kehidupan masyarakat Tapanuli Selatan berdenyut lintas generasi.
“Kalau kita bicara Batangtoru, ini bukan hanya soal kebun. Ini soal sejarah hidup orang-orang di sini,” kata Gus Irawan kepada awak media yang mengikutinya, Selasa lalu (27/1/2026), di sela peninjauan lokasi pemulihan pascabencana.
Ia menuturkan, lebih dari satu abad keberadaan perkebunan negara di Batangtoru telah membentuk struktur sosial dan ekonomi masyarakat sekitarnya.
Banyak warga yang kini tinggal di desa-desa lingkar kebun merupakan pensiunan pekerja, atau anak dan cucu dari buruh kebun yang mengabdikan hidupnya puluhan tahun di kawasan tersebut.
“Tidak sedikit keluarga yang hidupnya bertumpu dari kebun ini sejak kakek-nenek mereka. Itu fakta yang harus dilihat secara jujur,” ujar Gus Irawan.