Jejak 1 Abad Kebun Batangtoru dan Sejarah Warga Tapanuli Selatan
Bencana yang melanda sejumlah wilayah di Tapanuli Selatan beberapa waktu lalu memperlihatkan dengan jelas keterkaitan tersebut.
Saat banyak rumah warga rusak dan akses terputus, kawasan perkebunan menjadi salah satu ruang yang masih bisa menopang kebutuhan dasar masyarakat.
Menurut Bupati, sejak hari-hari awal bencana, area perkebunan dimanfaatkan sebagai tempat berlindung sementara, dapur umum, hingga lokasi pendistribusian bantuan.
“Yang terpenting saat itu adalah bagaimana warga bisa aman dulu. Soal administrasi dan lainnya menyusul,” katanya.
Dari situ, pemerintah daerah mulai memikirkan solusi jangka menengah dan panjang. Salah satunya melalui penyediaan lahan relokasi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Hingga Januari 2026, tercatat sekitar 30 hektare lahan telah disiapkan di beberapa titik, termasuk di Batangtoru dan Hapesong Baru, untuk pembangunan hunian sementara dan hunian tetap.