Menu

Menunggu Langkah Cepat Kemendikdasmen Pasca Siswa SD Gantung Diri Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis

Azhar 4 Feb 2026, 22:09
Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani. Sumber: PKB
Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani. Sumber: PKB

RIAU24.COM - Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani berharap langkah cepat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pasca meninggalnya siswi sekolah dasar kelas IV  di Nusa Tenggara Timur (NTT) lantaran tidak mampu membeli alat tulis. 

Dia berharap kasus ini dapat menjadi tamparan keras bagi Kemendikdasmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan di daerah.

"Termasuk efektivitas penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)," ujarnya.

Menurutnya, fakta ini harus diuji secara menyeluruh, mengingat secara kebijakan tersedia dana BOS yang seharusnya mencegah siswa mengalami kesulitan dasar dalam mengakses pendidikan.

Pihaknya juga menyoroti peran pemerintah daerah yang harus lebih peka dan responsif.  

"Kerja sama semua pihak, orang tua, guru, stakeholder pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten, Provinsi, dan tentunya Kemendikdasmen dibutuhkan untuk mengatasi persoalan ini. Jangan sampai persoalan ini akan timbul lagi di daerah-daerah lain." ujarnya.

Evaluasi tidak hanya menyasar besaran dan penyaluran anggaran, tetapi juga mekanisme komunikasi antara sekolah, siswa, dan keluarga sebelum masalah berujung pada tragedi.