Menu

Pulau Bengkalis Menjadi Ruang Belajar Konservasi Mangrove Nasional dan Global

Dahari 9 Feb 2026, 11:01
Pulau Bengkalis Menjadi Ruang Belajar Konservasi Mangrove Nasional dan Global
Pulau Bengkalis Menjadi Ruang Belajar Konservasi Mangrove Nasional dan Global

RIAU24.COM - BENGKALIS - 5 Februari 2026 - Global Mangrove Alliance (GMA) Indonesia Chapter menggelar lokakarya “Pertukaran Pembelajaran Perlindungan dan Rehabilitasi Mangrove dalam Mendukung  Country Proposition Indonesia” pada 3–5 Februari 2026 di Pulau Bengkalis, Provinsi Riau.

Kegiatan ini mempertemukan lebih dari 20 institusi, meliputi perwakilan enam instansi pemerintah (nasional, provinsi, dan kabupaten), sembilan organisasi konservasi, lima pemerintah desa, serta

peserta internasional dari berbagai lembaga mitra.

Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, Irzal Fakhrozi menambahkan pentingnya berbagai praktik baik antarwilayah. "Harapan kami, dengan adanya acara ini, kita bisa saling berbagi cerita sukses, informasi, pengalaman, dan pengetahuan tentang perlindungan dan rehabilitasi mangrove.

Dengan demikian, kita dapat menambah referensi yang dapat diterapkan di daerah kita masing-masing," terangnya.
Pulau Bengkalis dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dianggap sebagai contoh nyata keberhasilan konservasi mangrove berbasis masyarakat. Salah satu capaian penting berasal dari Desa Teluk Pambang, area konservasi mangrove YKAN yang didukung oleh GMA.

Halaman: 12Lihat Semua