Menu

Indonesia Disebut Bisa Pegang Dua Kunci Keuntungan Strategis BoP

Azhar 17 Feb 2026, 23:35
Presiden RI Prabowo Subianto. Sumber: kompas.com
Presiden RI Prabowo Subianto. Sumber: kompas.com

RIAU24.COM - Pengamat Hubungan Internasional dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Faruq Arjuna Hendroy menilai keputusan Indonesia bergabung ke Board Of Peace (BoP) berpeluang mengamankan dua keuntungan strategis.

"Baik dari sisi diplomasi bilateral maupun reputasi global," dikutip dari rmol.id, Selasa 17 Februari 2026.

Keuntungan pertama, Indonesia memiliki daya tawar penting dalam negosiasi perdagangan, khususnya di tengah kebijakan tarif resiprokal 19 persen yang agresif Amerika Serikat.

"Seperti kelapa sawit, minyak kelapa, kopi, dan kakao. Ini keringanan tambahan yang diberikan Amerika ke Indonesia selain tarif resiprokal 19 persen yang sudah disepakati jauh sebelumnya,"  ujarnya.

Keuntungan kedua peningkatan reputasi internasional Indonesia

"Keterlibatan aktif dalam upaya mediasi konflik berkepanjangan di Timur Tengah dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia di panggung global," ujarnya.

Halaman: 12Lihat Semua