Menu

Apa Kabar Riset Solar Cell dan PLTS buatan kampus Indonesia

Azhar 5 Mar 2026, 23:04
Ilustrasi solar cell. Sumber: kontan.id
Ilustrasi solar cell. Sumber: kontan.id

RIAU24.COM - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto menyebut Presiden Prabowo Subianto meminta kampus mempercepat riset pengembangan solar cell dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Hal ini guna mendukung segera tercapainya energi bersih di Indonesia, dikutip dari rmol.id, Kamis, 5 Maret 2026.

"Kami dari perguruan tinggi, riset hasil-hasil penelitian dan juga kajian-kajian itu diminta mendukung percepatan solar cell, PLTS, terutama untuk mengganti pembangkit-pembangkit yang harganya masih mahal, yaitu pembangkit-pembangkit yang berasal dari diesel," ujarnya.

Menurutnya, kontribusi perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada penyusunan kajian kebijakan serta inovasi yang dapat mempercepat penerapan program transisi energi secara nasional.

Dalam pelaksanaannya, koordinasi berbagai program tersebut akan dipimpin oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Selain pengembangan energi terbarukan, pemerintah juga mendorong percepatan konversi kendaraan berbahan bakar minyak menuju kendaraan listrik.

Kebijakan ini dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar fosil.