Menu

Banyak yang Setuju dengan Opsi Pangkas Anggaran MBG Jika Harga Minyak Dunia Terus Naik

Azhar 8 Mar 2026, 22:43
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG)

RIAU24.COM - Anggota DPR RI Anis Byarwati setuju dengan opsi pemangkasan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini dilakukan apabila lonjakan harga minyak mentah dunia memicu pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 melewati batas aman 3 persen, dikutip dari rmol.id, Minggu, 8 Maret 2026.

"Termasuk menunda sebagian belanja infrastruktur yang bersifat multiyears," ujarnya.

"Defisit APBN kita memang sudah semakin mengkhawatirkan. Defisit APBN 2025 sebesar 2,96% saja merupakan yang tertinggi pascareformasi, dengan mengecualikan masa pandemi," tambahnya.

Menurutnya, naiknya defisit anggaran bukan hanya dari potensi lonjakan harga minyak mentah imbas konflik Iran-Israel-Amerika saja.

"Tetapi dari asumsi pertumbuhan penerimaan perpajakan APBN 2026 yang dipatok terlampau tinggi sebesar 21,5%," ujarnya.

"Angka ini lebih tinggi dari asumsi tingkat pertumbuhan natural sekitar 7,5 persen. Maka ada potensi pendapatan negara akan sulit mencapai target dan defisit APBN 2026 berpotensi melebihi 3 persen, karena target penerimaan pajak meleset," sebutnya.

Mbg