Rumah Tenun Arios Tampilkan Wastra Khas Kepri di KURMA 2026, Nasabah BRK Syariah Ini Dorong UMKM Naik Kelas
Dalam koleksinya, Rumah Tenun Arios menghadirkan berbagai desain busana modern berbasis kain tradisional. Model outer batik gonggong menjadi salah satu produk favorit karena mudah dipadukan untuk berbagai kesempatan. Selain itu, tersedia vest dan kimono berbahan tenun nusantara yang memberikan sentuhan etnik kontemporer.
Produk lainnya meliputi tunik kombinasi batik dengan bahan organza atau satin, blouse kerah Shanghai untuk tampilan formal, hingga maxi dress tenun dan dress A-line bermotif vertikal yang dirancang nyaman untuk berbagai bentuk tubuh. Selain koleksi siap pakai, galeri ini juga menerima pesanan khusus sesuai ukuran pelanggan.
Secara kelembagaan, Rumah Tenun Arios merupakan UMKM binaan yang tergabung dalam program Karya Kreatif Indonesia di bawah pembinaan Bank Indonesia serta kerap berkolaborasi dengan Dekranasda. Usaha ini juga tercatat sebagai nasabah aktif BRK Syariah dengan pemanfaatan layanan pembayaran digital QRIS untuk mendukung transaksi non-tunai.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah, turut mengunjungi sejumlah tenant UMKM yang berpartisipasi dalam KURMA 2026, termasuk tenant batik milik nasabah BRK Syariah, yakni brand Arios.
Dalam kunjungannya, ia melihat langsung proses pengembangan produk serta berdialog dengan pelaku usaha mengenai perjalanan bisnis dan tantangan pemasaran UMKM berbasis budaya lokal.
Fajar Restu Febriansyah menyampaikan bahwa partisipasi UMKM binaan dalam ajang seperti KURMA menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara perbankan syariah dan pelaku usaha mampu mendorong UMKM naik kelas secara berkelanjutan.