Rumah Tenun Arios Tampilkan Wastra Khas Kepri di KURMA 2026, Nasabah BRK Syariah Ini Dorong UMKM Naik Kelas
“BRK Syariah tidak hanya hadir sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai mitra pertumbuhan UMKM. Kami ingin melihat nasabah berkembang, memiliki daya saing, serta mampu memperluas pasar melalui inovasi produk dan pemanfaatan ekosistem ekonomi syariah,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan Rumah Tenun Arios menjadi contoh bagaimana pembiayaan syariah dapat memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha lokal, terutama dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif berbasis budaya daerah.
“Kami bangga melihat nasabah BRK Syariah mampu berkembang dan tampil di event strategis seperti KURMA. Ini menunjukkan bahwa UMKM lokal memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan menjadi penggerak ekonomi daerah,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menegaskan bahwa KURMA tidak hanya menjadi agenda seremonial Ramadan, tetapi wadah kolaborasi untuk menggerakkan sektor riil, khususnya UMKM.
Menurutnya, penguatan ekonomi syariah perlu berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata halal dan pelestarian budaya lokal sebagai identitas daerah.
“Melalui Kepulauan Riau Ramadan Fair, kita ingin menghadirkan kegiatan yang bukan hanya meriah, tetapi juga memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan penguatan UMKM,” katanya.