Pakar Yakin WFH Hari Jumat Efektif Tekan Konsumsi BBM
RIAU24.COM - Pakar otonomi daerah, Djohermansyah Djohan meyakini kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil negara (ASN) bermanfaat dalam upaya menghemat energi.
Alasannya, kebijakan WFH ini dinilai bisa mengurangi penggunaan BBM ASN dan kegiatan operasional kantor pemerintahan, dikutip dari detik.com, Rabu, 1 April 2026.
Menurut data yang beredar ASN di seluruh Indonesia ada sekitar 6 juta ASN.
Mereka terdiri atas 80 persen di pemerintah daerah dan 20 persen di pemerintah pusat.
"Itu dianggap bisa mengurangi mobilitas dan operasional kantor, jadi tidak perlu wira-wiri ke kantor pakai mobil dinas atau mobil pribadi atau motor, dengan begitu kan bisa hemat energi. Lalu mobilitas operasional kantor, berarti kalau dia kantor ada penggunaan lampu, AC, komputer, dan tentu kalau kita tidak kantor itu akan hemat operasional kantor," sebutnya.
Selain bisa menghemat energi, kebijakan WFH untuk ASN ini juga bisa dijadikan pengalaman untuk menerapkan sistem kerja digitalisasi.
Serta menjadi pembelajaran tentang pola kultur budaya digitalisasi birokrasi, positifnya.
"Jadi kita dilatih supaya bekerja digital, dengan demikian kapasitasnya semakin mudah pekerjaan dengan digitalisasi, itu blessing-nya," ujarnya.
Bicara apakah kebijakan ini bisa signifikan? Dia masih menunggu hasil evaluasi dari pemerintah,
"Jadi efektivitasnya kita lihat dulu implementasinya, tapi dari segi kebijakan dulu cukup bermanfaat untuk menghemat energi, karena melibatkan pegawai ASN yang luas yang tersebar di pusat dan daerah, sehingga mengakibatkan kurangnya mobilitas dan penurunan operasional kantor," ujarnya.