Menu

Kesaksian Pilu Dokter Lebanon Tangani Pasien yang Kena 'Hujan Bom' Israel

Devi 10 Apr 2026, 10:59
Kesaksian Pilu Dokter Lebanon Tangani Pasien yang Kena 'Hujan Bom' Israel
Kesaksian Pilu Dokter Lebanon Tangani Pasien yang Kena 'Hujan Bom' Israel

"Banyak dari pasien kritis kami adalah anak-anak. Yang tertua berusia 12 tahun, sementara dua pasien yang harus langsung masuk ICU adalah bayi; satu berusia beberapa bulan, dan satu lagi baru berusia beberapa minggu," ujar Dr Zeineldine kepada Al Jazeera.

Luka-luka yang dialami pasien sangat mengerikan. Sebagian besar menderita patah tulang dan trauma kepala akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang runtuh terkena ledakan rudal.

Meskipun Israel mengeklaim serangan tersebut menargetkan kelompok Hizbullah, para tenaga medis di lapangan memberikan kesaksian berbeda. Dr. Zeineldine menegaskan bahwa serangan tersebut sangat acak dan menyasar warga sipil dari segala lapisan, wanita, pria, hingga lansia.

Kondisi ini membuat para dokter senior yang sudah terbiasa dengan konflik merasa terguncang. Dr Antoine Zoghbi, Presiden Palang Merah Lebanon, menyebut situasi ini sebagai mimpi buruk yang tak kunjung usai.

"Ini adalah perang tanpa aturan. Perang tanpa batas. Mereka menyerang banyak wilayah secara bersamaan dan menyerang dengan keras untuk menimbulkan rasa sakit," ungkap Dr Zoghbi.

Sistem Kesehatan yang Berada di Ambang Kolaps

Halaman: 123Lihat Semua