Wacana War Ticket Haji Seharusnya Tak Menjadi Konsumsi Publik
Ilustrasi ibadah haji. Sumber: Internet
RIAU24.COM - Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menilai wacana war tiket haji yang dilontarkan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI tak seharusnya dilempar ke publik jika konsepnya masih mentah.
Dampaknya, skema tersebut menimbulkan banyak persepsi. Pertama, dinilai hanya menguntungkan mereka yang paling siap secara finansial, sementara prinsip keadilan dalam pelayanan ibadah menjadi terabaikan.
Hal ini disampaikan melalui akun X Minggu, 12 April 2026.
Kedua, terjadinya ketimpangan antara yang mampu dengan yang tidak.
Ketiga, menyamakan ibadah dengan acara hiburan, tidak ada kaitannya dengan Islam.
"Ketika kuota haji diperebutkan secara bebas seperti war tiket, lalu apa bedanya negara dengan event organizer? ujarnya.