Menu

Isu Suka Sesama Jenis, LAMR Kabupaten Bengkalis : Belum Ada Keterbukaan Dari Mereka

Dahari 14 Apr 2026, 11:51
Ilustrasi Net
Ilustrasi Net

"Waktu pihak MUI Bengkalis melaksanakan pesantren kilat, pada waktu itu juga disampaikan masalah itu. Tetapi sangat di sayangkan belum ada keterbukaan dari mereka. Sedangkan untuk ke LAMR sendiri mereka sangat tertutup sekali. LAMR juga sudah ada warkah sendiri dan himbauan," ujarnya.

Menurut Muchlizar, pada tahun 2026 ini, pihak LAMR ada program yang akan bekerjasama dengan pemerintahan desa kabupaten Bengkalis serta lembaga adat desa yang berkordinasi langsung dengan Dinas PMD, nanti ada namanya kunjung adat terkait sosialisasi adat istiadat sekaligus menyampaikan isu isu terkait suka sesama jenis ini.

"Isu ini dianggap penting, apalagi terkait sek yang menyimpang, narkoba dan lain sebagainya. Karena itu kalau dari pandangan adat dan agama sudah jauh menyimpang itu akan kita wacanakan dengan melakukan kunjungan adat maka akan kita manfaatkanlah lembaga lembaga adat yang ada di desa ini serta pihak kecamatan,"ujarnya.

"Informasi dan isu yang beredar ini sipatnya belum bisa kita buktikan secara jelas. Hanya saja meyebut bahwa ada siswanya dan ada juga mahasiswanya, kemudian dari penangkapan saat razia yang ditemukan kearah itu,"bebernya.

"Nah, keterbatasan kami pihak LAMR bukan lembaga investigasi, karena hal itu, maka dari itu sangat diperlukan saling kerjasama, sinergi kita, dari segi pandangan budaya dan adat istiadat kita. Memang prilaku ini sudah tidak sesuai dengan norma adat. Dan kalau MUI ini sudah jauh dari norma agama. Jadi ada pihak yang lebih berwenang yang meminta kerjasama dengan LAMR kami siap,"pungkasnya.

Halaman: 12Lihat Semua