Bahlil Mengaku Berani Menutup Tambang Bermasalah
RIAU24.COM - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku siap menutup pertambangan yang Izin Usaha Pertambangan (IUP) kawasan hutannya bermasalah.
Menurutnya, hal ini sesuai dengan perintah Kepala Negara yang memintanya mengevaluasi seluruh IUP di hutan dalam waktu satu minggu, dikutip dari liputan6.com, Kamis, 16 April 2026.
"Saya juga tadi baru habis melapor kepada Bapak Presiden dalam rangka menindaklanjuti perintah Bapak Presiden waktu di raker kemarin terkait dengan penataan lahan-lahan IUP perizinan tambang di dalam kawasan hutan," sebut Bahlil.
"Insya Allah hasilnya juga baik dan sudah saya mendapat arahan teknis untuk segera saya akan melakukan eksekusi lebih lanjut," ujarnya.
Pada kesempatan berbeda, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mengevaluasi seluruh Izin
Usaha Pertambangan (IUP) di hutan lindung. Prabowo meminta Bahlil mencabut IUP yang tidak jelas yang jumlahnya banyak.