Menu

Rencana Prabowo Ajak Jerman Investasi Industri Semikonduktor dan Mobil Listrik

Azhar 15 Jun 2026, 21:09
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Federal Jerman Frank Walter Steinmeier. Sumber: CNN Indonesia
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Federal Jerman Frank Walter Steinmeier. Sumber: CNN Indonesia

RIAU24.COM - Presiden Prabowo Subianto mengajak Jerman memperluas investasi pengembangan industri semikonduktor, transisi energi, hilirisasi industri, kendaraan listrik.

Hal ini disampaikan Prabowo saat menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026, dikutip dari rmol.id, Senin 15 Juni 2026.

"Pada pertemuan hari ini, kita membahas penguatan kemitraan Indonesia-Jerman khususnya di bidang ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan energi, pendidikan, dan ketenagakerjaan. Kami sepakat untuk terus meningkatkan volume perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan," sebut Prabowo.

Indonesia disebutnya membuka peluang lebih luas bagi investor Jerman untuk berpartisipasi dalam sektor-sektor prioritas pembangunan nasional.

"Contohnya di bidang transisi energi," ujar Prabowo.

Tak hanya Indonesia, Jerman juga didorong terlibat dalam rantai pasok mineral kritis dan tanah jarang, serta pembangunan infrastruktur nasional.

"Kami juga mengundang Jerman untuk ikut serta dalam rantai pasok mineral kritis dan tanah jarang juga dalam pengembangan infrastruktur kita," sebutnya.