Menu

Pembelaan Prabowo Usai Jadi Sorotan Media Asing

Azhar 15 Jun 2026, 21:26
Presiden Prabowo Subianto. Sumber: cnnindonesia.com
Presiden Prabowo Subianto. Sumber: cnnindonesia.com

RIAU24.COM Presiden Prabowo Subianto merespons artikel media asing The Economist berjudul "Archipelagoing fast".

Menurutnya, strategi pemerintah yakni menghemat anggaran hingga Rp300 triliun di tengah meningkatnya ketidakpastian global, dikutip dari cnnindonesia.com, Senin 15 Juni 2026.

Hal tersebut diperparah oleh kondisi global yang masih dibayangi konflik dan ketegangan geopolitik.

"Indonesia saat ini berada dalam lingkungan global yang sulit dan penuh ketidakpastian. Perang dan ketegangan geopolitik telah meningkatkan volatilitas di pasar energi, pangan, dan keuangan dunia," ujarnya.

Meskipun seperti itu perekonomian Indonesia tetap menunjukkan daya tahan yang kuat.

Pada Kuartal I/2026, dia menyebut Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di antara negara-negara G20.

Prabowo juga bicara tentang kondisi fiskal Indonesia yang dinilai masih sehat dibandingkan banyak negara lain.

"Defisit anggaran kami tetap di bawah 3 persen terhadap PDB, sedangkan rasio utang terhadap PDB jauh lebih rendah dibandingkan banyak negara maju," sebutnya.

Guna menjaga kesehatan fiskal itu, pemerintah melakukan efisiensi anggaran melalui berbagai upaya penguatan disiplin fiskal dan integritas kelembagaan.

Ia mengungkapkan pemerintah telah memangkas berbagai belanja yang dinilai tidak efisien dengan nilai mencapai lebih dari Rp300 triliun.