Menu

Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Program KAPASITAS Tunjukkan Hasil Positif di Siak

Devi 4 Aug 2026, 08:45
Closing Ceremony Program KAPASITAS kolaborasi antara PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dengan Pemerintah Kabupaten Siak.
Closing Ceremony Program KAPASITAS kolaborasi antara PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dengan Pemerintah Kabupaten Siak.

RIAU24.COM - Kolaborasi dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak terus menunjukkan hasil positif di Kabupaten Siak. Setelah satu tahun berjalan, Program KAPASITAS berhasil meningkatkan kualitas layanan di lima puskesmas melalui penguatan kapasitas tenaga kesehatan, sistem pelayanan, serta pemberdayaan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan stunting.

Program ini mendorong peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, penguatan sistem pelayanan dan rujukan, serta pemberdayaan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan stunting. Berbagai capaian tersebut menjadi fondasi dalam memperkuat pelayanan kesehatan primer yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.

Program KAPASITAS merupakan kolaborasi antara PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), bagian dari APRIL Group, Pemerintah Kabupaten Siak, dan DokterSHARE. Hasil pelaksanaan program selama satu tahun dipaparkan dalam kegiatan Diseminasi Hasil dan Closing Ceremony Program KAPASITAS yang digelar di Siak, Kamis (30/7).

Turut hadir Staf Ahli Bupati Siak Bidang Kemasyarakatan dan SDM Fakhrurrozi, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Siak dr. Handry, Strategic Planning Manager Community Development Department RAPP Amal Fatullah Randy, Stakeholder Relations Manager Regional Siak Tengku Kespandiar, serta para kepala puskesmas, tenaga kesehatan, kader Posyandu, camat, dan penghulu dari wilayah dampingan.

Sejak dimulai pada Juni 2025, Program KAPASITAS memberikan pendampingan kepada Puskesmas Dayun, Kerinci Kanan, Lubuk Dalam, Koto Gasib, dan Sungai Mandau, serta melibatkan 13 puskesmas pembantu (Pustu). Pendampingan dilakukan melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, supervisi pelayanan kesehatan ibu dan anak, penguatan sistem rujukan, serta pemberdayaan kader Posyandu hingga tingkat kampung.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, program ini juga mendorong penguatan sistem rujukan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, serta memperkuat keterlibatan pemerintah kampung dalam pendataan stunting dan penyusunan regulasi kesehatan. Hasil evaluasi program turut menjadi masukan untuk terus memperkuat aspek pelayanan, termasuk penyediaan fasilitas ruang persalinan, ketersediaan obat-obatan, dan kelengkapan alat kesehatan.

Halaman: 12Lihat Semua