Rezeki yang Tak Selalu Wangi: Perjalanan Mahyin Mengubah Limbah Sapi Menjadi Harapan Keluarga
“Bahan bakunya sederhana, hanya kotoran sapi. Tapi dari situ keluar dua manfaat: gas untuk kebutuhan rumah tangga dan pupuk yang bisa dijual,” ujarnya.
PHR membangun 20 unit reaktor biogas, memberikan pelatihan, serta mendampingi warga dalam pengelolaan usaha pupuk organik.
Program tersebut kemudian berkembang dengan pengolahan bioslurry, limbah hasil proses biogas yang diubah menjadi pupuk cair dan padat.
Bagi masyarakat, perubahan terbesar bukan hanya pada teknologi yang hadir, tetapi pada cara mereka melihat sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak bernilai.
Kini Desa Mukti Sari mulai dikenal sebagai desa yang mampu mengubah limbah menjadi energi dan penghasilan.
Pemerintah desa bahkan mendukung keberlanjutan program melalui regulasi desa dan penguatan kelembagaan agar masyarakat dapat mengelolanya secara mandiri.