Menu

Rezeki yang Tak Selalu Wangi: Perjalanan Mahyin Mengubah Limbah Sapi Menjadi Harapan Keluarga

Devi 28 Oct 2025, 10:39
Rezeki yang Tak Selalu Wangi: Perjalanan Mahyin Mengubah Limbah Sapi Menjadi Harapan Keluarga
Rezeki yang Tak Selalu Wangi: Perjalanan Mahyin Mengubah Limbah Sapi Menjadi Harapan Keluarga

Kepala Desa Mukti Sari, Waryono, masih mengingat bagaimana keraguan warga muncul saat program pengolahan limbah sapi menjadi biogas pertama kali diperkenalkan.

Tidak sedikit masyarakat yang merasa ragu. Ada yang menganggap bahan bakunya menjijikkan, ada pula yang tidak yakin gas dari kotoran sapi bisa digunakan dengan aman untuk kebutuhan rumah tangga.

Bahkan sebelum program berjalan, persoalan ternak menjadi tantangan tersendiri. Sapi warga masih sering berkeliaran dan meninggalkan limbah di jalan umum.

Pemerintah desa kemudian menerbitkan Peraturan Desa tentang Penertiban Hewan Ternak agar masyarakat mulai bertanggung jawab terhadap pengelolaan ternaknya.

“Awalnya memang sulit. Saya sendiri dulu tidak yakin karena yang diolah itu limbah, kotoran. Tapi ternyata hasilnya luar biasa,” kata Waryono.

Perlahan, keraguan berubah menjadi kepercayaan. Warga mulai melihat sendiri manfaat biogas yang dihasilkan. Api biru dari kompor rumah tangga menjadi bukti bahwa sesuatu yang selama ini dianggap kotor ternyata mampu memberikan manfaat besar.

Halaman: 161718Lihat Semua